Proyek Jalan Rigit Poros Kecamatan Purwosari – Malingmati Ambles

0
170


Bojonegoro, Sidik.co.id kurang matangnya perencanaan dalam satu kegiatan pelaksanaan proyek di tuding menjadi salah satu penyebab tidak optimal kualitas pekerjaan.

Selain hal tersebut, lemahnya fungsi pengawasan dari konsultan pengawas maupun pengawasan internal instansi terkait juga kurang aktip turut memberi andil kurang maksimalnya kegiatan fisik proyek.

Proyek peningkatan jalan kecamatan Purwosari-Malingmati kecamatan Tambakrejo, yang di kerjakan tahun anggaran 2016 lalu, kini kondisinya ambles sepanjang 24 meter.

Proyek peningkatan jalan yang dilaksanakan CV. Jope sakti dengan nilai kontrak 1 milyar lebih itu, di duga perencanaannya tidak mempertimbangkan faktor kesetabilan tanah. Pasalnya, kondisi tanah yang longsor persis di sisi utara jembatan dukuh Prayungan desa Purwosari kecamatan Purwosari, tebing kanan maupun kiri jalan tidak ada tembok penahan tanah.Diduga hal tersebut, menjadi penyebab utama amblesnya jalan poros kecamatan Purwosari-Malingmati.

Apalagi jalan tersebut juga menjadi lintasan kendaraan besar yang sudah barang tentu kapasitas angkutnya melebihi batas maksimal tonase jalan.
Selain problem amblesnya jalan beton sepanjang 296 meter itu, kualitas beton yang digunakan juga patut mendapat sorotan.

Hasil pantauan dilapangan, kondisi beton mulai terlihat aus. Disinyalir ausnya beton pada peningkatan jalan poros kecamatan Purwosari -Malingmati dikarenakan kualitas campuran material yang di pergunakan pihak pabrikan rigit (batching plant) kurang bagus. Serta pasir yang dipergunakan kandungan lumpurnya terlalu banyak, selain itu koralnya juga berdebu.

Berkaitan dengan amblesnya jalan poros kecamatan Purwosari-Malingmati, Iwan Sopian Kepala Bidang jalan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan penataan ruang Bojonegoro, saat dikonfirmasi rabu (5/7/17) yang bersangkutan susah untuk di temui, saat di hubungi lewat telpon seluler tidak ada respon. (Agus/ Red)отзывы лидов.рфиспользованиячехиюатрибут nofollow