Merasa Belum Mendapatkan Keadilan, Go Kian An Adukan Kinerja PN Bojonegoro Ke Pengadilan Tinggi

0
221

Bojonegoro,Sidik.co.id -Tiga belas bulan sudah berlalu paska putusan ( MA ) Mahkamah Agung kasus perdata aset TITD yang dimenangkan oleh Go Kian An, namun (PN ) Pengadilan Negeri Bojonegoro belum juga melaksanakan  eksekusi terhadap Tiga aset Yayasan TITD ( Tempat Ibadah Tri Dharma ) klenteng Hok Swie Bio Bojonegoro.

Menurut Go Kian An dalam hal ini mewakili Badan TITD selaku Pemohon eksekusi menjelaskan kepada media ini bahwa ia bersama penasehat hukumnya telah melayangkan surat kepada (PT) Pengadilan Tinggi di Surabaya beberapa hari yang lalu.

Selama ini ia dan ( PH ) Penasehat Hukumnya telah beberapa kali mendatang (PN) Pengadilan Negeri Bojonegoro untuk meminta penjelasan kapan pelaksanaan eksekusi  akan di laksanakan, namun dalam kenyataannya Ia selaku pemohon eksekusi merasa kecewa atas jawaban dari ( KPN ) Ketua Pengadilan Negeri Bojonegoro yang mana perkara tersebut sedang dikaji dan dipelajari oleh tim. Padahal dalam Amar putusan MA jelas – jelas eksekusi tersebut harus dilaksanakan oleh Pengadilan Negeri Bojonegoro, 

” sampai kapan selesainya mempelajari dan mengkaji putusan MA, sudah jelas kok masih dikaji dan dipelajari “ucap Go Kian An.

Go Kian An menegaskan, pihaknya telah mengajukan permohonan eksekusi sejak bulan September 2016, namun hingga saat ini sudah 13 bulan belum ada kejelasan kapan eksekusi aset TITD tersebut akan dilaksanakan. ia merasa sebagai pihak yang menang dan berhak atas obyek eksekusi sampai saat ini tidak mendapatkan keadilan.

Go Kian An menambahkan dengan molornya eksekusi, termohon eksekusi telah membangun kios – kios di atas obyek eksekusi yang berada di jln jaksa agung Suprapto No 152 Bojonegoro.

Berdasarkan hal tersebut hendaknya  ketua Pengadilan Tinggi Surabaya  untuk memerintahkan  kepada KPN Bojonegoro untuk segera melaksanakan putusan perkara perdata nomor : 2746 K/PDT/2015 Jo perkara nomor: 604/pdt/2014/PT,Sby Jo perkara nomor : 39/pdt.G/2013/PN.Bjn yang telah berkekuatan hukum tetap ‘ tegas Go Kian An.

Perlu di ketahui 3 obyek eksekusi berupa tanah dan bangunan diantaranya, sertifikat tanah dan bangunan bekas gedung AKPER  di jln Jaksa Agung Suprapto 152, sertifikat tanah dan bangunan bekas gedung Tri Dharma jln Jaksa Agung No 125 dan sertifikat tanah dan bangunan gedung persemayaman jenazah jln Hayam Wuruk No 55 Bojonegoro ( Ex/Red)как перенестипродвижение сайта спбextrimcamsсистема поисковый