LSM Laporkan Ke Ombudsman, Kuasa Hukum Hotel Ubud Mengaku Tak Ambil Pusing

0
145
Batu, Sidik.co.id  –  Beredarnya kabar dari salah satu media online, Kamis (18/4/2019). Terkait kabar laporan dari beberapa LSM yang melaporkan keberadaanya terkait pembangunan Hotel Ubud di Jalan Raya Oro –  Oro Ombo, Kecamatan Batu,Kota Batu  dilaporkan ke Ombudsman. Hotel Ubud, PT Kharisma Putra Igmas, lewat Kuasa Hukumnya, Helly SH MH, mengaku tak ambil pusing dan menilai laporan mereka salah alamat. ” Kami tidak paham maksud dari mereka melaporkan kami ke Ombudsman, seharusnya kami yang melapor, karena kami adalah korban,” kata Helly tanpa menyebut jati diri pelapor yang dimaksud.
Untuk itu, Helly mempertanyakan kapasitas sang pelapor tersebut, mereka sebagai korban atau yang ikut andil investasi di Hotel Ubud.  “Mereka apa korban,atau sebagai apa.Sedangkan yang bisa melapor ke Ombudsman seharusnya yang menjadi korban terhadap kebijakan publik, adalah menegemen Hotel Ubud,”  kata Helly heran.
Harusnya, kata dia, mereka mendukung Hotel Ubud karena beritikad baik dalam investasi di Kota Batu.Selain itu, kata dia, Hotel Ubud berkomitmen akan mengutamakan merekrut karyawan dari masyarakat Kota Batu. Celakanya, menurut Helly.
” Dengan melaporkan kami, pertanyaan saya mereka apakah korban.Untuk itu, kami malah menduga ada motif lain yang kami gak tau,” sindir Helly.
Oleh sebab itu, Helly menyarankan terhadap mereka,kalau mereka mau melapor ke Ombudsman, ya seharusnya ngelaporin Pemkot Batu.
” Kalau mereka fair , coba ditelisik terkait bangunan di Kota Batu apakah yang melanggar cuma Hotel Ubud saja,” tanyanya.
Sekadar diketahui, pembangunan Hotel Ubud dalam proses pembangunannya  yang ditengarai belum mengantongi izin. Karena diketahui masih dalam tahapan proses.Untuk itu, Satpol PP Kota Batu memberi surat penghentian dalam beraktifitas pembangunannya sampai menunggu izin – izinnya rampung hingga saat ini. (Gus)