Kejari Bojonegoro Selidiki Kasus Penggandaan Anggaran Rp 2,1 Miliar

0
1468

Bojonegoro Sidik.co.id.

Penggunaan penggandaan anggaran yang menyangkut nama Samsul Hadi Kepala Inspektorat Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur menjadi bahan perbincangan. Dari informasi yang diterima anggaran itu diduga mencapai Rp 2,1 miliar, dana itu digunakan selama dia menjabat menjadi Kepala Inspektorat.

Kasus yang menimpa tubuh Inspektorat ini sempat muncul isu bahwa dana anggaran tersebut diduga ada pembagian hasil korupsi tersebut ke salah satu anak buah Samsul Hadi.

Sementara itu, salah satu pegawai Inspektorat yang tidak mau disebutkan namanya saat ditemui mengatakan tidak tau menahu masalah yang menyangkut atasannya.

Syaiful Anam Kasi Intel Kejaksaan Negeri Bojonegoro membenarkan adanya temuan penggunaan penggandaan anggaran tersebut, pada saat ini masih dalam penyidikan oleh pihak Kejaksaan Negeri.

“Memang saat ini kita masih melakukan penyidikan, dan masih ditangani oleh Kasipidsus,” ungkap Syaiful Anam, Kamis 29 Maret 2018.

Bahkan pihak Kejaksaan Negeri juga sudah menemukan beberapa temuan terkait kejanggalan perjalan Dinas.

Sementara itu, Suprianto PJ Bupati Bojonegoro saat ditemui diacara “Gethering Bersama Awak Media”, Minggu 25 Maret 2018. Terkait kasus yang menimpa institusi dibawahnya akan segera menindak lanjuti kasus tersebut.

”Terima kasih, saya akan segera menindak lanjuti dan mohon waktu ya,” jelas Suprianto.

Di era kepemimpinan Bupati Suyoto, dirinya memeritahkan BPKP untuk memeriksa dan sudah diperiksa, akan tetapi sampai saat ini belum ada tindakan. (Agus/red).