Dinas Kominfo Kabupaten Bojonegoro, Lakukan Diskusi Kemitraan Bersama Awak Media

Bojonegoro,Sidik.co.id- Dinas Komunikasi dan Informatika Pemerintah Kabupaten Bojonegoro bersama 27 Pimpinan Media Cyber Se- Bojonegoro mengadakan Diskusi Kemitraan dengan tema “Peningkatan Publikasi Branding Bojonegoro Melalui Kemitraan Dengan Media Cyber”,(24/05/19)

Acara yang dihadiri oleh Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Bojonegoro, Kusnandoko Tjatur, Kabag Humas dan Protokoler Pemkab Bojonegoro, Heru Sugiharto, Staf Ahli Bupati Bojonegoro, Ninik Susmiati serta Perwakilan Komisi A DPRD Bojonegoro, Donny Bayu Setiawan.

Dihadapan para wartawan, Kepala Dinkominfo Bojonegoro, Kusnandoko Tjatur menyampaikan bahwa, Pemkab mempunyai lembaga bagian publikasi. Yakni Dinas Kominfo serta Humas dan Protokol. Dimana dua lembaga tersebut berbeda perannya.

”Dalam Pemkab mempunyai dua lembaga yang Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi)-nya publikasi, namun berbeda perannya,” ungkap Kusnandoko Tjatur, di Lantai 2 Gedung Pemkab Bojonegoro.

Dijelaskannya, bahwa Tupoksi publikasi Bagian Humas dan Protokol terkait dengan kegiatan pimpinan. Sedangkan Tupoksi publikasinya Dinas Kominfo terkait sarana prasarana serta kemitraan yang salah satunya yakni menyampaikan informasi pemerintah dan menginput dari media.

Lebih lanjut Kusnandoko Tjatur menyampaikan perkembangan Dinkominfo Bojonegoro yang saat ini menempati gedung baru dengan dilengkapi fasilitas Media Center, Comand Center dan jejaring Radio Malwopati dengan 12 Radio Se- Bojonegoro dalam program Kilas 3, serta lainnya.

“Kemitraan Pemkab Bojonegoro melalui Radio Malwopati dengan Media Cyber selama ini adalah dalam hal pemberitaan. Untuk itu, kedepan kita berharap hubungan kemitraan tersebut semakin baik dengan adanya acara ini,” harap Kusnandoko Tjatur.

Ia menambahkan bahwa, jalinan kemitraan bukan hanya pemberitaan. Menurutnya juga mengajak Media Cyber untuk berpartisipasi aktif dalam percepatan pembentukan Komisi Informasi (KI) Kabupaten Bojonegoro yang pembentukan sudah berjalan sejak diterbitkannya Peraturan Daerah Nomor. 02 Tahun 2017, tentang Keterbukaan Informasi Publik.

“Sejak Tahun 2018, Dinkominfo Bojonegoro bersama LSM, Tokoh Masyarakat, Wartawan dengan dikawal Komisi A DPRD Bojonegoro mengawali pembentukan Komisi Informasi (KI) Kabupaten Bojonegoro. Dan targetnya tahun 2019 ini KI dapat dibentuk di Kabupaten Bojonegoro,” tandasnya.

Disampaikan pula, bahwa Komisi Informasi Pusat (KIP) RI tertarik dengan prestasi Bojonegoro dalam hal penyelenggaraan Transparansi Publik di tingkat Desa. Karena saat pelaksanaan lomba Desa pada tahun lalu, Desa Pejambon, Kecamatan Sumberejo menjadi juara 1 nasional.

Sehingga, lanjutnya. KIP RI berkeinginan menyelenggarakan Peringatan Hari Keterbukaan Informasi Nasional (KIN) di Bojonegoro pada tanggal 20 – 21 Juni 2018. Dimana kegiatan tersebut nantinya akan dihadiri oleh 150 undangan, terdiri dari KIP Daerah Se- Indonesia, Kepala Daerah dan OPD terkait, serta lainnya.

“Sejak kehadiran Undang-Undang No 14 Tahun 2008, tentang Keterbukaan Informasi Publik telah membawa perubahan yang signifkan dalam lingkungan badan publik di Indonesia termasuk di Bojonegoro. Dan untuk mengapresianya maka setiap tanggal 30 April diperingati sebagai Hari KIN. Namun karena berbagai hal, maka KIN akan diadakan 20 dan 21 Juni 2018 di Bojonegoro,” bebernya.

Selanjutnya untuk menyukseskan Peringatan Hari KIN 2019 di Bojonegoro. Kusnandoko Tjatur mengajak para pimpinan Media Cyber Se- Bojonegoro untuk mempromosikan potensi wisata dan kuliner serta keunggulan lain yang dimiliki Bojonegoro.

“Dengan adanya moment Peringatan Hari KIN 2019 di Bojonegoro ini, kami mengajak masyarakat utamanya Media Cyber untuk mempromosikan potensi wisata dan kuliner serta keunggulan – keunggulan lain yang dimiliki Bojonegoro. Monggo Pinarak Bojonegoro,’ ajak Kusnandoko Tjatur.

Ditempat yang sama, Kabag Humas dan Protokoler Pemkab Bojonegoro, Heru Sugiharto menyampaikan terkait Surat Edaran Kemendagri RI Nomor. 480/3503/SJ/2019, tentang Penunjukkan Juru Bicara (Jubir) Pemerintah Daerah Kabupaten / Kota dan Provinsi.

“Guna mewujudkan sinergitas dan mendorong hubungan yang harmonis baik internal pemerintahan maupun dengan masyarakat serta membranding suatu daerah, maka Pemerintah Daerah menunjuk Jubir (Demikian inti Surat Edaran Kemendagri RI),” ucap Heru Sugiharto.

Sementara itu, menanggapi Surat Edaran Kemendagri RI. Perwakilan Komisi A DPRD Kabupaten Bojonegoro Donny Bayu Setiawan mendukung sepenuhnya Daerah mempunyai Jubir, sehingga branding suatu daerah akan semakin focus dan kuat.

“Marilah kita bahu membahu antara Pemerintah dengan Wartawan untuk mengangkat segala potensi daerah, dengan cara Pemkab menyampaikan informasi dilingkup pemerintahan kepada teman – teman (Wartawan), sehingga Bojonegoro semakin maju dan sejahtera rakyatnya,” pintanya.

Sementara itu, Staf Ahli Bupati Bojonegoro, Ninik Susmiati mengatakan, Media Cyber itu banyak keunggulan. Diantaranya bersifat cepat. Ada yang perdetik dan real time, serta bisa disajikan baik berita tulis maupun foto dan tanpa batas.

“Media Cyber ini memiliki banyak keunggalan dalam penyajian berita, termasuk kecepatan,” kata Ninik Susmiati.

Dalam acara tersebut para teman-teman perwakilan Media Cyber yang hadir diberikan waktu menyampaikan ide pikirannya untuk kemajuan Kabupaten Bojonegoro.(Sus)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*