Polres Bojonegoro Gulung Tiga  Pelaku, Pengguna, Pengedar Dan Bandar Sabu-Sabu

0
159

Bojonegoro, Sidik.co.id –
Jajaran Sat Reskoba Polres Bojonegoro, berhasil mengamankan 3 tersangka pengguna, pengedar, dan bandar sabu-sabu, ketiganya berinsial, ABA (28) warga desa Babat, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, pelaku diamankan oleh petugas di salah satu hotel di jalan Trunojoyo Bojonegoro, dari tangan pelaku ditemukan barang bukti berupa, tiga plastik klip berisi sabu, MRA (19) warga Desa Sambong Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, pelaku diamankan oleh petugas didepan salah satu toko swalayan di Babat, dari tangan pelaku petugas berhasil mengamankan satu plastik klip yang diduga berisi sabu,dan AF (27) warga Desa Babat, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan.

Menurut Kapolres Bojonegoro, AKBP, Ary Fadli saat konferensi pers, dibelakang kantor Polres setempat, mengatakan bahwa ketiga pelaku peranannya berbeda-beda ada sebagai pemakai pengedar dan bandar.
Lebih jauh pria berpenampilan energik ini menambahkan bahwa ketiganya ditangkap di tiga tempat yang berbeda, sebelumnya petugas mengamankan pelaku MRA dari pengakuanya MRA petugas menangkap ABA lalu dalam pengembangan petugas berhasil mengamankan AF.

Dihadapan petugas salah satu pelaku mengaku bahwa barang haram tersebut didapatkan dari Madura.
Mereka tidak saling mengenal antara pelaku dan penjualnya, setiap transaksi mereka lewat on line.
” Keduanya tidak pernah bertemu dalam menjalankan aksinya, pelaku membayar melalui transfer, sedangkan barangnya disiapkan di jembatan Suramadu Surabaya.” Ujar Kapolres, (11/07/19).

Lebih jauh Kapolres mengatakan bahwa pelaku menjalankan aksinya mulai Januari 2019, setiap 1 gram pelaku membeli barang haram tersebut seharga Rp 1 juta.

Barang bukti yang berhasil diamankan dari pelaku ABA berupa 1 plastik klip besar yang berisi sabu,11 bungkus plastik klip berisi sabu yang siap diedarkan,3 bungkus plastik klip berisi narkotika paketan Supra 1/4 gram, 3 bungkus plastik klip kecil paketan pahe, 1 plastik besar berisi paketan plastik kecil, 2 buah pipet kaca dan 1 buah sendok obat yang digunakan sebagai sektor.

” Ketiganya melanggar pasal 114 (2) dan pasal 112 (2) Jo pasal 127 (1) UU RI No : 35 tahun 2009 tentang Narkotika, ancaman hukumannya diatas 15 tahun dan denda Miliaran rupiah.” Pungkas Kapolres.(ndo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here