Bagi masyarakat Rupat tentunya sepekan ini sudah mulai terasa terik matahari bersinar

Berkaitan hal tersebut Kapolsek Rupat Akp Siswoyo, S.H mulai mengingatkan kepada seluruh jajarannya dan perangkat desa/kelurahan agar Aktif melaksanakan patroli Karhutla sebagai upaya pencegahan

Saya kembali mengingatkan kepada seluruh BHABINKAMTIBMAS agar laksanakan patroli ke daerah rawan Karhutla juga saya menghimbau kepada seluruh perangkat desa dan masyarakat agar kembali waspada, karena sudah dua minggu ini pulau Rupat tidak turun hujan,


Agar pencari madu Hutan tidak menggunakan sarana api untuk mengusir lebah dan bagi pekerja kebun serta pemancing apabila merokok jangan membuang puntung sembarangan pastikan bener benar mati,


Juga pemilik kebun agar sering sering mengontrol lahannya apa bila di temukan api cepat melakukan pemadaman sehingga tidak menimbulkan kerugian yang lebih besar lagi.


Sebagai mana kita ketahui ancaman hukuman terhadap oknum yang terbukti membakar hutan. Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 Tentang Kehutanan pada pasal 50 ayat 3 huruf d, bahwa ancaman hukumannya 15 tahun penjara atau denda Rp5 miliar, ujar Siswoyo menuturkan.

Mari kita saling peduli terhadap situasi lingkungan lebih baik kita mencegah dari pada memadamkan.
Rupat zero Karlahut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *