Anggota Komisi III DPR RI Supriansa saat Rapat Kerja DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (7/3/2024). ANTARA/YouTube DPR RI

Yang terhormat Bapak Habiburokhman, Insya Allah akan menjadi Menteri Hukum dan HAM

Jakarta, Sidik.co.id – Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Supriansa menyebut bahwa Wakil Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman dari Fraksi Partai Gerindra sebagai calon Menteri Hukum dan HAM, saat Rapat Kerja (Raker) DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis.

Dia berkelakar hal tersebut saat hendak menyampaikan tanggapannya ketika raker yang beragendakan pembahasan naturalisasi terhadap tiga calon pemain Timnas Sepak Bola Indonesia.

“Yang terhormat Bapak Habiburokhman, Insya Allah akan menjadi Menteri Hukum dan HAM,” kata Supriansa.

Selanjutnya dia pun mengatakan “didoakan Pak Asep, dengan Pak Cahyo, sudah berdoa,” yang merujuk kepada Direktur Jenderal Peraturan Perundang-Undangan Kemenkumham Asep N Mulyana dan Dirjen Jenderal Administrasi Hukum Umum Kemenkumham Cahyo Rahadian, yang turut hadir dalam rapat tersebut.

Selain Supriansa, Anggota DPR RI Heru Widodo dari fraksi PKB pun berkelakar hal yang sama dengan Supriansa saat rapat. Dia mengatakan bahwa Habiburokhman merupakan calon atasan dari pada dua direktur jenderal di Kemenkumham yang hadir tersebut.

“Yang saya hormati pak Habiburokhman, pimpinan Komisi III, calon Menteri Hukum dan HAM, calon bosnya Pak Cahyo dan Pak Asep ini,” kata Heru dan disambut tertawa kecil dari sejumlah hadirin rapat.

Atas hal tersebut, Habiburokhman pun berkelakar dan mengaku merasa tidak enak atas ungkapan yang disampaikan dua anggota legislatif tersebut.

“Jadi nggak enak, Pak,” kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu saat menimpali Heru Widodo.

Adapun Komisi III DPR gelar raker dengan pemerintah melalui sejumlah kementerian terkait di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis, untuk membahas permohonan pertimbangan pemberian kewarganegaraan atau naturalisasi terhadap tiga calon pemain Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia.

Tiga pemain itu yakni Ragnar Oeratmangoen, Thom Jan Haye, dan Marteen Paes. Mereka diajukan untuk menempuh naturalisasi melalui surat presiden (surpres) yang telah disampaikan kepada pimpinan DPR.(ANTARA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *